Teknik Industri

SEJARAH :

Nama Program Studi Teknik Industri merupakan hasil perubahan nama dari Teknik Industri Tahun 1984 sesuai sengan SK. DIKTI No: 131/DIKTI/Kep/1984. Perubahan nama ini tidak memberikan perubahan yang mendasar baik definisi maupun tujuan umum pendidikannya. Sesuai dengan hasil Akreditasi BAN Tahun 1998 Terakreditasi dengan kategori B dan setelah 5 (lima) tahun dilakukan Akreditasi ulang dan memperoleh Akreditasi B kembali dengan No : 12/BAN-PT/AK-VII/S1/IV/2004 tanggal 16 April 2004.

Defenisi : Industri adalah Ilmu Teknik Yang berhubungan dengan perencanaan, perbaikan dan penerapan dari sistem – sistem integral yang terdiri manusia, peralatan dan bahan-bahan denganmengambil manfaat dan pengetahuan khusus serta keterampilan dalam ilmu Matematika, Fisika dan Sosial bersama-sama dengan prinsip-prinsip dan metode-metode analisa serta perencanaan dalam Ilmu Teknik (Engineering), untuk mendapatkan spesifikasi, meramalkan dan mengevaluasi hasil yang diperoleh dari sistem ter

Tujuan umum Pendidikan Sarjana Teknik Industri adalah untuk menghasilkan Sarjana Teknik yang berkualitas seperti berikut :

  1. Mampu dan bersifat positif untuk secara mandiri mengembangkan ilmu teknik yang dimilikinya dan menerapkannyasecara arif dan bijaksana bagi tuntutan kebutuhan dalam masyarakat
  2. Memiliki kemampuan menalar, yaitu menganalisa dan mensintesa
  3. Dapat bekerja dalam bidang perancangan, pelaksanaan, pengawasan dan pengolahan atas dasar konsep yang umum.
  4. Dapat meningkatkan keterampilan dilapangan pekerjaan.
  5. Mempunyai bekal yang cukup untuk melanjutkan studi pada jenjang yang lebih tinggi setelah melalui proses kualifikasiSistem Pendidikan

Secara umum system pendidikan yang dijalankan oleh jurusan ini adalah seperti yang telah diutarakan pada bagian 2.1. perincian penyelenggaraan pendidikan ini dilaksanakan dengan memberikan kuliah (tatap muka) pemberian tugas-tugas, memberikan Praktikum Laboraturium, melaksanakan Kerja Praktek, membuat Tugas Skripsi, mengikuti Seminar Tugas Sarjana dan Ujian siding Sarjana (Colloqium), jumlah beban studi seluruhnya adalah 154 sks yang terdiri dari semester 1 s/d 8.

VISI, MISI dan TUJUAN PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI

VISI : Menjadi Program Studi Teknik Industri yang islami, andal, teruji dan bermartabat mulia, dicintai oleh masyarakat dan diridhoi oleh Allah SWT

MISI :

  1. Melaksanakan proses pembelajaran yang memenuhi standar pendidikan nasional dan selalu berorientasi kepada kebutuhan masyarakat usaha dan jasa
  2. Meningkatkan kinerja pada Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik UISU dalam hal pembelajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat serta dakwah islamiyah dengan melibatkan mahasiswa dan staf pengajar serta selalu mengedarkan evaluasi secara periodik dalam rangka continous improvement bagi Program Studi
  3. Meningkatkan mutu dan akademik Program Studi Teknik Industri

TUJUAN :
Melaksanakan sistem pendidikan dan pembelajaran yang kondusif didukung oleh SDM dan fasilitas pendidikan yang baik, sistem informasi manajemen yang baik, lulusan yang baik dan terpilih serta bertaqwa kepada Allah SWT

 

KOMPETENSI LULUSAN PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI :

  1. Menjunjung tinggi norma, tata nilai, moral, agama, etika dan bertanggung jawab professional.
  2. Mampu mengembangkan ilmu Teknik Industri yang dimilikinya dan menerapkan secara arif bijaksana bagi tuntutan kebutuhan masyarakat, khusus masyarakat industri.
  3. Mampu menalar, yaitu menganalisa dan mensistesa suatu permasalahan dalam bidang Teknik Industri.
  4. Mampu bekerja dalam bidang perancangan, pelaksanaan, pengawasan dan pengolahan atas dasar konsep yang umum.
  5. Mampu meningkatkan keterampilan di lapangan pekerjaan dan menyelesaikan diri terhadap perubahan dan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi yang dijumpai dalam lapangan pekerjaan.
  6. Mempunyai bekal yang cukup untuk melanjutkan studi pada jenjang yang lebih tinggi setelah melalui proses kualifikasi.

 

KOMPETENSI PENDUKUNG LULUSAN :

  1. Mampu mengamalkan nilai – nilai agama dan berakhlak mulia dalam berinteraksi dengan lingkungan kerja secara individual maupun dalam tim/kelompok.
  2. Mampu berkomunikasi secara efektif baik lisan maupun tulisan.
  3. Tanggapan terhadap isu – isu keteknikan kontemporer, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat industri.
  4. Tanggap terhadap perkembangan teknologi baik dalam industri manufaktur maupun industri jasa.
  5. Mampu memanfaatkan dan menerapkan teknologi informasi dan komunikasi.
  6. Mampu mengembangkan diri dalam berwirausaha dan wiraswasta dan mampu berfikir logis dan analitis dalam memecahkan masalah yang dihadapi secara professional.
  7. Memiliki komitmen terhadap profesi dan tugas professional.